Headline

Agenda Acara PWNU DIY Sambut Harlah NU Ke-90

Nama Kegiatan           : 90 tahun NU Mengabdi (16 Rajab 1344 – 1433 H)
Tema Kegiatan            : Mempertegas Relasi Islam Aswaja-Budaya: Untuk Yogyakarta Damai-Sejahtera
 
1.      DIKLAT /PAMERAN FOTO DOKUMENTASI KEGIATAN NU
Akan diselenggarakan pada;
Hari       : Ahad
Tanggal  : 28 April (Diklat Dokumentasi dan Media)  dan 5 Mei 2013 Pameran Foto Dokumentasi kegiatan NU
Tempat  : Gedung PWNU DIY
 
 

Sambut Harlah, PWNU DIY Gelar Berbagai Acara

 
      Dalam rangka menyambut Harlah NU ke-90 yang jatuh pada tanggal 16 Rajab 1434/27 Mei 2013, Pengurus Wilayah NU DIY menggelar rangkaian acara bertemakan “Mempertegas Relasi Islam Aswaja-Budaya: Untuk Yogyakarta Damai-Sejahtera”. Jika dikalkulasi, ada sekitar 14 acara yang disiapkan untuk memeriahkan Harlah NU tersebut.
      Setelah sebelumnya menggelar acara Diklat Dokumentasi dan Media (28/04), Ahad besok (05/05), PWNU DIY mengadakan acara Pameran Foto Dokumentasi Kegiatan NU. Acara yang akan diselenggarakan di Gedung PWNU DIY tersebut, rencananya diikuti oleh seluruh Lembaga/Lajnah PWNU DIY dan PCNU se-DIY.

Belajar Al-Fatihah Selama 3 Bulan

“Kyai, hari ini saya titip anak saya kepada Kyai. Tolong ajari anak saya bagaimana caranya membaca Al-Fatihah yang baik dan benar. Tapi ingat Kyai, kalau nanti shalat anak saya sampai tidak diterima oleh Allah subhaanahu wa ta’ala lantaran fatihah yang Kiai ajarkan, saya akan tuntut Kiai nanti di Yaumil Hisab.” ujar Kiai Bisri kepada Kyai Qodir, rahimahumallah.

Metodologi Studi Keagamaan

Dinamika kegamaan di Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif sekaligus mendalam, untuk melihat fenomena maupun dampaknya. Fenomena-fenomena kegamaan seperti radikalisme dan liberalisme menjadi bagian dari dinamika kegamaan dalam perspektif agama Nusantara. Dalam konteks Islam, persoalan radikalisme kegamaan mencipta konflik horizontal yang melibatkan kelompok-kelompok keagamaan yang ada di seluruh wilayah negeri ini. Dengan demikian, efek yang ditimbulkan tidak hanya di wilayah internal keagamaan, namun juga melebar ke wilayah eksternal yang bersinggungan dengan sektor sosial, politik dan ekonomi.

NU dan Polisi Harus Sama-Sama Ikhlas

NU dan Polisi harus sama-sama memiliki keikhlasan di dalam membangun masyarakat. Jika hal itu dilakukan, maka masyarakat akan menjadi baik.

Berita Terkini

Nama Kegiatan           : 90 tahun NU Mengabdi (16 Rajab 1344 – 1433 H)
Tema Kegiatan            : Mempertegas Relasi Islam Aswaja-Budaya: Untuk Yogyakarta Damai-Sejahtera
 
1.      DIKLAT /PAMERAN FOTO DOKUMENTASI KEGIATAN NU
Akan diselenggarakan pada;
Hari       : Ahad
Tanggal  : 28 April (Diklat Dokumentasi dan Media)  dan 5 Mei 2013 Pameran Foto Dokumentasi kegiatan NU
Tempat  : Gedung PWNU DIY
 
 

 
      Dalam rangka menyambut Harlah NU ke-90 yang jatuh pada tanggal 16 Rajab 1434/27 Mei 2013, Pengurus Wilayah NU DIY menggelar rangkaian acara bertemakan “Mempertegas Relasi Islam Aswaja-Budaya: Untuk Yogyakarta Damai-Sejahtera”. Jika dikalkulasi, ada sekitar 14 acara yang disiapkan untuk memeriahkan Harlah NU tersebut.
      Setelah sebelumnya menggelar acara Diklat Dokumentasi dan Media (28/04), Ahad besok (05/05), PWNU DIY mengadakan acara Pameran Foto Dokumentasi Kegiatan NU. Acara yang akan diselenggarakan di Gedung PWNU DIY tersebut, rencananya diikuti oleh seluruh Lembaga/Lajnah PWNU DIY dan PCNU se-DIY.

“Kyai, hari ini saya titip anak saya kepada Kyai. Tolong ajari anak saya bagaimana caranya membaca Al-Fatihah yang baik dan benar. Tapi ingat Kyai, kalau nanti shalat anak saya sampai tidak diterima oleh Allah subhaanahu wa ta’ala lantaran fatihah yang Kiai ajarkan, saya akan tuntut Kiai nanti di Yaumil Hisab.” ujar Kiai Bisri kepada Kyai Qodir, rahimahumallah.

Dinamika kegamaan di Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif sekaligus mendalam, untuk melihat fenomena maupun dampaknya. Fenomena-fenomena kegamaan seperti radikalisme dan liberalisme menjadi bagian dari dinamika kegamaan dalam perspektif agama Nusantara. Dalam konteks Islam, persoalan radikalisme kegamaan mencipta konflik horizontal yang melibatkan kelompok-kelompok keagamaan yang ada di seluruh wilayah negeri ini. Dengan demikian, efek yang ditimbulkan tidak hanya di wilayah internal keagamaan, namun juga melebar ke wilayah eksternal yang bersinggungan dengan sektor sosial, politik dan ekonomi.

NU dan Polisi harus sama-sama memiliki keikhlasan di dalam membangun masyarakat. Jika hal itu dilakukan, maka masyarakat akan menjadi baik.

Rabu siang (3/4/13) sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan dari Polda DIY bersilaturahim ke kantor PWNU DIY, Jln. MT Haryono 40/42 Yogyakarta.

Halaman